Kata-Kata Haram di Dunia Marketing

Video by ◒ Unfold | David for Unfold at Dribbble

Didalam dunia marketing atau penjualan penggunaan sembarangan kata bisa menjadi fatal. Tahap akhir didalam dunia penjualan ialah closing yaitu dimana barang yang telah dijual berhasil di beli oleh konsumen. Apabila closing ini gagal terpenuhi maka… seluruh effort yang telah anda lakukan dari mulai iklan, sebar brosur, dan sebagainya menjadi sia-sia.

Untuk itu hari ini saya akan berbagi empat tips kata yang perlu dihindari agar segala bentuk micro mistake tidak terjadi pada diri anda.


“Kalau boleh jujur…”

Kata-kata kerap sekali saya gunakan untuk melakukan penekanan cerita atau drama didalam sebuah storytelling namun didalam dunia selling ini harus dihindari, karena hanya karena kata-kata ini berarti anda menghapus seluruh kalimat anda dari awal hingga kata tersebut.

Jika calon customer anda adalah anak-anak atau remaja mungkin mereka tidak begitu menyadari, namun jika market anda adalah orang dewasa anda harus menghindari kata-kata ini.


“Mohon maaf jika mengganggu…”

Demi kesopanan kata-kata ini seringkali muncul. Perlu diperhatikan, tidak menggunakan kalimat ini bukan berarti anda menjadi seseorang yang kurang ajar, malah sebaliknya. Untuk menghargai calon customer yang ada, anda harus berterima kasih dengan mereka.

Kalimat diatas juga berarti memposisikan diri anda berada dibawah dari customer. Ingat produk yang anda jual adalah solusi untuk para customer! Yang berarti anda tidak memeras apalagi memelas dari para customer. Namun anda memberikan solusi kepada customer dan dihargai dengan uang.

Ganti kalimat maaf tersebut dengan ucapan terima kasih:

“Terima kasih telah meluangkan waktu anda…”

kalimat pengganti versi penulis

“… jual …”

Picture by Alex Kunchevsky for OUTLΛNE in Dribbble

Kata jual/beli dan beragam sinonimnya harus dihilangkan dari mulut, seringkali terucap karena penggunaannya memang seperti itu.

“Mau nggak beli kursi ini?”

contoh yang kurang tepat

Namun coba ganti dengan kata-kata berikut:

“Mau bawa kursi ini ke rumah mu?”

contoh yang lebih halus

Ganti kata-kata beli/jual dengan kata-kata yang mengandung arti memiliki, karena membeli lebih kepada memberikan tekanan kepada siapapun calon konsumen yang ada untuk ragu mengeluarkan uang. Di dalam dunia penjualan, kita harus menghindari kalimat-kalimat yang meng-intimidasi.


“Kami lebih baik dari …. “

Gif by Yup Nguyen in Isometric at Dribbble

Jangan pernah membandingkan apa yang anda miliki dengan apa yang dimiliki kompetitior sekalipun anda benar! Mengapa? Karena sikap yang membanding-bandingkan akan membuat anda semakin lama semakin besar kepala dan sangat mudah bablas.

Plus tentunya dikepala calon customer akan berkata bahwa: “Tentu saja anda lebih baik! Anda ingin saya membeli produk anda bukan?” Daripada membandingkan produk anda dengan kompetitor, lakukan sebaliknya puji kompetitor.

Contoh customer menyebutkan nama kompetitor anda (XYZ):

“Produk XYZ merupakan produk yang bagus, apa yang menjadi unggulan menurut anda? Kenapa anda berhenti membeli produk tersebut?

disetiap tanda tanya berhentilah sejenak dan dengarkan jawaban customer

Sebagai sales anda tidak perlu menjatuhkan lawan anda, setiap calon customer yang datang kepada anda pasti memiliki alasan mengapa mereka tidak membeli di produk kompetitor dan datang kepada anda.

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s